Home > Agama

Takhbib: Pebinor dalam Islam

Takhbib adalah kehadiran pihak ketiga dalam rumah tangga seseorang atau pebinor (perebut bini orang).
Dok. Gerd Altmann (Pixabay)
Dok. Gerd Altmann (Pixabay)

BANDUNG -- Takhbib menjadi sorotan di sosial media setelah banyak kasus yang terjadi di kehidupan. Takhbib adalah kehadiran pihak ketiga dalam rumah tangga seseorang atau pebinor (perebut bini orang).

Dilansir dari laman Nahdatul Ulama, takhbib secara harfiah artinya upaya menipu, memperdaya dan upaya jmerusak. Takhbib dapat diartikan sebagai tindakan seseorang pihak ketiga yang berdampak pada kerusakan hubungan rumah atngga seseorang.

Takhbib sendiri disebutkan dalam hadist dalam dua riwayat Nabi Muhammad saw. Dalam hadist tersebut disebutkan bahwa takhbib adalah tindakan seseorang yang menipu, memperdaya, dan merusak imajinasi seorang istri atas suaminya.

hadist

Takhbib juga mengarah pada provokasi pada pihak ketiga agar istri menggugat cerai suaminya. Masa kini, tindakan takhbib bisa dilakukan melalui cerita negatif untuk memperburuk citra suami di mata istrinya oleh pihak yang ingin mengambil keuntungan. Takhbib bisa dilakukan melalui chatting, video, ataupun gambar dengan caption negatif.

Aunul Ma'bud menuliskan bahwa takhbib adalah upaya pihak ketiga dalam mempengaruhi pandangan baik seseorang perempuan terhadap suaminya, dimana pihak ketiga ini menanamkan kebencian dalam hati perempuan sehingga terjadi perceraian.

Takhbib bisa menjadi awal kehancuran rumah tangga akibat tindakan pihak ketiga. Seorang perempuan bisa membenci suaminya dan berusaha untuk melepaskan diri dari hubungan perkawinan.

Takhbib pun bisa menjadi upaya menjatuhkan nama baik seseorang suami di hadapan istrinya atau membandingkan kelebihan seorang laki-laki bersuami dengan laki-laki lain di hadapan istrinya. Artinya, takhbib adalah upaya pihak ketiga, dalam hal ini adalah seorang laki-laki, untuk memperdaya perempuan yang sudah menjadi istri orang lain agar meninggalkan suaminya.

× Image