×

Jalin Kerja Sama dengan FMIPA UGM Santri Pesantren Saintek Bisa Dapat Golden Ticket

BANDUNG–Sekolah Darul Hikam, terus memperluas kerja sama dengan banyak universitas. Terbaru, Sekolah Darul Hikam bekerja sama dengan FMIPA Universitas Gadjah Mada (UGM). Kerja sama ini, dilakukan untuk membuka alternatif bagi siswa yang berminat bergabung dengan jurusan FMIPA. Nantinya, para Santri Pesantren Saintek bisa masuk ke FMIPA UGM, dengan lebih mudah.

“Nanti, ada 5 golden ticket langsung tanpa tes karena seleksi dari kita saja untuk para santri Pesantren Saintek,” ujar Mudir atau Kepala Pesantren Saintek Darul Hikam, Andi Rustandi.

Menurut Andi, kerja sama akan mulai berjalan tahun ajaran 2026-2027 ini. Selain dengan FMIPA, pihaknya berharap ke depan bisa bekerja sama dengan kampus lainnya. Di antaranya, ITB, UI, Unpad, dan IPB. “Harapannya, dengan adanya kerja sama ini bisa membuka jalan bagi siswa untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas dari perguruan terbaik dalam negeri,” paparnya.

Sementara menurut Guru DHIS Lodaya, Putri, khusus untuk kerja sama yang dijalin dengan UGM, semua siswa bisa mengikuti kegiatan short course di UGM. Mereka, bisa mengikuti penelitian singkat dan penulisan paper jurnal. “Dari setiap sekolah, untuk peguruan tinggi yang telah menjalin kerja sama dengan kami, disediakan 3-5 kursi untuk program ini,” katanya.

Putri menjelaskan, kerja sama dengan UGM ini dilakukan karena pihak kampus FPMIPA yang mengundang dan memberi kesempatan bagi siswa Darul Hikam.

“Jadi, siswa yang berminat dan memenuhi ketentuan (terutama izin orang tua untuk sekolah keluar negeri) nanti bisa mengikuti program beasiswa baik yang full ataupun yang tidak full. Semua siswa yang memiliki minat, bisa mendaftar dan akan mendapatkan pendampingan,” katanya.

Kerja sama dengan FMIP UGM ini, kata dia, mulai diberlakukan setelah MoU ditandatangani. Yakni, untuk kelas 12 tahun ajaran 2026-2027. Selain dengan UGM, ke depannya Darul Hikam pun berharap bisa bekerja sama dengan kampus lain. Terutama, kampus-kampus negeri yang mempunyai program kerja sama serupa.

“Kami juga berharap, ada jalur khusus yang dapat dimanfaatkan oleh siswa yang berminat. Tentunya, sesuai dengan kekhasan unit, khususnya bahasa Inggris untuk DHIS Lodaya,” katanya.

Post Comment