Wakaf Salman Alokasikan Uang Hasil Panen Anggur untuk Kesejahteraan Guru PAUD
BANDUNG–Green House Anggur Wakaf Produktif milik Wakaf Salman kembali melakukan panen pada Ahad, (29/3/26), di Ciburial, Kab. Bandung. Memasuki masa panen kedua, hasil kebun anggur wakaf menunjukkan perkembangan yang signifikan dari sisi kualitas. Hal ini mencerminkan pengelolaan yang berkelanjutan dan terencana, serta komitmen untuk terus mengoptimalkan aset wakaf agar memberikan dampak lebih luas.
“Dari segi kualitas, tentu buah anggur yang dipanen kali ini ada peningkatan. Hal ini berkat kerja
sama pengelolaan antara divisi aset wakaf produktif dan tim petani di green house” ujar Direktur Wakaf Salman, Hari Utomo.
Menurut Hari, keuntungan dari hasil panen ini dialokasikan untuk mendukung kesejahteraan guru PAUD di
Komplek Pendidikan Khairina, Cimenyan, Kab Bandung. Oleh karena itu, program wakaf produktif ini berkesinambungan pula dengan program wakaf pendidikan dari segi penyebaran manfaatnya.
“Pendidikan, khususnya pendidikan agama Islam adalah hal utama. Tapi kita lihat masih banyak
guru-guru PAUD yang belum sejahtera. Padahal peran mereka sangat vital dalam melahirkan
generasi Islam penerus bangsa,” kata Hari.
Hari mengatakan, itulah alasan kuat mengapa keuntungan dari hasil panen di aset wakaf produktif ini akan sepenuhnya disalurkan untuk para tenaga pendidik. Pada panen kali ini, jenis anggur yang dipetik adalah jupiter dan dibanderol dengan harga Rp100.000 per 500 gram, dengan merek dagang Wakafresh. Harga tersebut sudah termasuk dengan paket sedekah jariyah atau wakaf. Sehingga, para pembeli tak hanya bisa menikmati
anggur, tapi juga beramal dan berinvestasi akhirat.
Ke depan, program ini diharapkan terus berkembang dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk terlibat dalam gerakan wakaf produktif. Sebab, setiap kontribusi yang diberikan lewat program ini merupakan ikhtiar membangun ekosistem sosial yang lebih kuat dan berdaya.



Post Comment