Home > Umum

Ridwan Kamil Meneteskan Air Mata Saat Pamit ke ASN Provinsi Jabar, Ini Penyebabnya

Ridwan Kamil mengaku begitu banyak kenangan dan torehan prestasi yang sudah diukir selama menjabat selaku Gubernur Jabar.
Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat menyapa warga/Humas Pemprov Jabar
Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat menyapa warga/Humas Pemprov Jabar

BANDUNG---Presiden Joko Widodo sudah menunjuk Bey Triadi Machmudin untuk menggantikan Ridwan Kamil sebagai Pj Gubernur Jabar. Meskipun belum ada surat resmi ke DPRD Jabar, tapi informasi tersebut sudah beredar luas.

Ridwan Kamil sendiri, resmi akan meletakan jabatannya pada 5 September 2023.

Di hadapan sejumlah ASN Pemprov Jabar, Ridwan Kamil meminta agar ASN di Pemprov Jabar dapat pandai beradaptasi dengan gaya kepemimpinan Bey.

Ridwan Kamil pun, pamit kepada para ASN Pemprov Jabar sambil menitikkan air mata. Pria yang akrab disapa Emil ini mengaku begitu banyak kenangan dan torehan prestasi yang sudah diukir selama menjabat selaku Gubernur Jabar. Hal itu dinilainya tak terlepas dari kinerja para ASN Pemprov Jabar.

"2018 sampai 2023 adalah era keemasan yang pernah kita hadirkan, 550 perubahan dalam bentuk 550 penghargaan menunjukkan bahwa kerja kita menyentuh berbagai dimensi pembangunan, tolong diingat proses itu dan kebersamaan kita," ujar Emil di Gedung Sate, Kota Bandung, pada Jumat malam (1/9).

Emil juga menyampaikan permohonan maaf apabila ada kekhilafan selama dirinya menjabat. Menurutnya, semua hal yang diputuskan selama menjabat selaku Gubenur semata-mata demi kemajuan Jabar.

"Yang kami lakukan selama 5 tahun Demi Allah semua itu untuk kepentingan pembangunan di Jabar, kami menghindari keputusan yang subjektif, keputusan yang berorientasi pada kepentingan pribadi atau golongan," paparnya.

"Saya titip bapak ibu, dan semua yang berdiri di sini, mengalir lah seperti air, dulu Gubernurnya berbentuk kotak, jadilah air yang berbentuk kotak, berikutnya Gubernurnya bentuknya adalah silinder, maka jadilah air yang berbentuk silinder, ikut saja," kata Emil.

Emil mengatakan, kalau pun nantinya ada perbedaan gaya kepemimpinan, Emil menilai hal itu merupakan hal yang wajar. Selain soal adaptasi, Emil juga menitipkan pesan kepada para ASN Pemprov Jabar agar menjaga torehan prestasi yang sudah diukir oleh Jabar.

"Bapak ibu bekerja keras lah, jangan karena ada Ridwan Kamil, tetapi karena kecintaan pada jabatan, pada sumpah yang tadi disebutkan, untuk menjaga provinsi ini selalu menjadi provinsi berprestasi, provinsi yang terbaik di Indonesia, saya titip," paparnya.

× Image