Home > Gaya Hidup

Antisipasi Salesma di Tengah Dinginnya Bandung

Suhu dingin bisa berpengaruh kepada tubuh manusia.
Dok. Usman Yousaf, Pixabay
Dok. Usman Yousaf, Pixabay

BANDUNG -- Kota Bandung mengalami suhu dingin selama beberapa hari ke depan. Namun ternyata, suhu dingin bisa berpengaruh kepada tubuh manusia.

Dilansir dari laman Medical News Today, rhinovirus atau salesma menjadi penyakit yang muncul akibat cuaca dingin. Penyakit ini muncul pada suhu yang lebih rendah dari 37 derajat celcius atau suhu rata-rata tubuh manusia.

Suhu rendah di rongga hidung pun menjadikannya tempat berkembang biak yang ideal bagi rhinovirus. Selain itu, variasi suhu dan kelembaban menyebabkan risiko salesma yang lebih tinggi.

Peneliti mengemukakan bahwa penurunan suhu dan kelembaban selama tiga hari berturut-turut dapat meningkatkan risiko infeksi rhinovirus pada manusia. Studi tersebut turut mengemukakakn bahwa sebagian besar infeksi terjadi pada cuaca dingin.

Suhu rendah atau cuaca dingin pun turut mempengaruhi imun manusia. Studi meneybut sel saluran napas yang diambil dari udara yang lebih rendah menurunkan respon sel imun dalam mengadaptasi virus yang masuk.

Selain itu, cuaca dingin dan udara kering menyebabkan pembuluh darah di saluran pernapasan menyempit untuk menghemat panas. Hal ini mencegah sel darah putih mencapai selaput lendir yang membuat tubuh sulit untuk melawan kuman.

Namun terdapat beberapa cara untuk mencegah sakit selama cuaca dingin. Biasakan untuk mengonsumsi makanan sehat atau tinggi vitamin D seperti ikan, jamur dan telur.

Cuaca dingin membuat manusia akan senang tidur, tentu manfaatkan itu untuk banyak istirahat. Jangan lupa tetap terhidrasi dengan banyak minum air putih.

Selalu jaga kebersihan tubuh dengan cuci tangan secara teratur. Selalu bersin dan batuk dengan cara ditutup tisu kering atau siku. Tidak boleh berbagi makanan, minuman, peralatan makan dengan orang yang sedang pilek atau flu.

× Image