Home > Gaya Hidup

Rekor Netflix Kehilangan Pelanggan Terbesar Satu Dekade

Netflix kehilangan 200 ribu pelanggan pada kuartal pertama 2022.
Ilustrasi Netflix. Dok. Pixabay
Ilustrasi Netflix. Dok. Pixabay

LOS ANGELES -- Netflix merupakan sebuah platform streaming film, series, dan hiburan lainnya yang dapat diakses dengan berlangganan setiap bulan atau pertahun. Bahkan Netflix menjadi pelarian saat dunia terkena pandemi Covid-19.

Semenjak terjadinya pandemi, Netflix menjadi teman untuk menghabiskan waktu di rumah saja, bahkan teman untuk mendampingi saat makan dengan film dan series yang disediakan. Sayangnya, kini Netflix mulai kehilangan era keemasannya.

Dilansir dari laman Inventiva, dalam kuartal pertama 2022 Netflix kehilangan pelanggan di seluruh dunia sebesar 200 ribu dan diperkirakan akan meningkat di kuartal berikutnya. Hal ini terjadi karena beberapa faktor, diantaranya:

1. Perubahan harga langganan

Tentu kita masih ingat ketika harga langganan Netflix naik karena PPN. Ternyata, Netflix sudah menaikkan harga untuk berlangganan secara drastis di seluruh dunia.

Bahkan di Inggris mengalami kenaikan harga 3 kali lebih tinggi per bulannya untuk kualitas jasa yang sama dengan dua tahun sebelumnya. Meskipun begitu, Perusahaan merasa senang dengan adanya kenaikan tersebut.

Perusahaan juga mengungkapkan jika tidak adanya konflik yang terjadi antara Rusia dan Ukraina, maka jumlah langganan akan meningkat. ukannya menurun seperti sekarang, Netflix optimis ada kenaikan jumlah besar yaitu sebanyak 700 ribu akun.

2. Tidak bisa berbagi kata sandi

Pihak Netflix percaya bahwa sebanyak 100 juta tempat tinggal di seluruh dunia memanfaatkan fasilitas berbagi kata sandi untuk mereka yang memiliki alamat tinggal yang sama. Ini merupakan keuntungan bagi pelanggan karena harga yang diberikan lebih rendah dibandingkan dengan langganan perorangan.

Netflix tentu mengetahui celah ini. Untuk itu Netflix sedang mencoba untuk mengatur ulang pelanggan yang berbagi dengan alamat yang sama tapi tinggal diluar alamat yang didaftarkan. Harga yang perlu dibayar sebesar 3 dolar Amerika Serikat, untuk pelanggan yang tinggal diluar alamat tersebut sebagai percobaan di beberapa bagian di Amerika Selatan.

Dengan adanya kebijakan yang justru merugikan, sebaiknya Netflix tidak perlu mengubah peraturan berlangganan yang memiliki alamat yang sama. Karena itu merupakan salah satu cara untuk mengurangi adanya kecurangan akun yang mendaftar secara illegal seperti yang dilakukan oleh Spotify. Spotify melakukan strategi ini agar berkurangnya akun illegal yang merugikan perusahaan.

Netflix lebih baik berfokus pada pengembangan layanan yang mereka berikan, seperti kompetitornya (Amazon, Apple, Disney, dan lainnya. Perusahaan-perusahaan itu sudah memberikan fitur tambahan hiburan lain seperti olahraga, berita, dan hiburan lainnya.

Netflix pernah dirumorkan akan memberikan tayangan berita di tahun 2018. Alih-alih menyiarkan berita, Netflix malah merilis layanan permainan yang dapat diunduh dan dimainkan oleh konsumen.

× Image