×

8 Kebiasaan Ini Justru Bikin Boros

Dok. Pixabay
Dok. Pixabay

BANDUNG — Uang tidak bisa membeli kebahagiaan. Tapi uang bisa memberikan kehidupan yang lebih baik.

Sayangnya, saat gajian, uang seringkali hanya numpang lewat dan saat akhir bulan tiba pun uang yang tersisa tinggal sedikit bahkan tidak tersisa. Melalui ahli keuangan, Mirror menyusun delapan kebiasaan yang justru membuat orang menjadi boros.

Menurunkan kualitas barang

Kita lebih sering memilih barang dengan harga murah meski kualitasnya tidak terlalu bagus. Tapi tahukah kamu? Kebiasaan itu justru membuat kita lebih boros akibat membeli barang yang sama karena cepat rusak.

Coba untuk memberi barang yang memiliki kualitas bagus. Alih-alih barang harga murah, merogoh saku lebih dalam untuk membeli barang kualitas akan lebih baik mengingat barang tersebut bisa digunakan dalam jangka waktu yang panjang.

Belanja dengan perut yang lapar

Istilah lapar mata tentu sudah tidak asing lagi. Tapi tahukan kamu? Jangan pernah belanja dengan perut yang lapar karena bisa membuat kita lebih impulsif dalam berbelanja.

Coba atur waktu berbelanja untuk memastikan bahwa kita siap belanja dengan nyaman, perut yang cukup sehingga tidak terburu-buru dalam berbelanja.

Berbelanja saat diskon

Siapa yang tidak menyukai diskon? Meski harga bisa turun drastis, nyatanya orang-orang akan membeli barang lain yang belum tentu dibutuhkan. Untuk itu, coba untuk berbelanja barang yang memang dibutuhkan atau menahan untuk tidak berbelanja barang diskonan, apalagi untuk barang tidak penting.

Tidak memprioritaskan tabungan

Saat gajian, seringkali orang menabung di akhir bulan saat melihat sisa uang yang kita miliki. Tapi hal itu justru membuat kita lebih boros dan lebih kesulitan untuk menabung.

Coba untuk mengalihkan dana saat gajian hanya untuk menabung. Cara ini berguna agar kita konsisten dengan nominal tabungan yang kita setorkan.

Beli barang-barang bermerk

Seringkali orang membeli barang-barang yang tidak dibutuhkan hanya karena mengikuti merk barang tertentu. Namun hal ini tentu mempengaruhi keuangan kita.

Pastikan ingatan soal membeli barang bermerk dibandingkan kebutuhan adalah lubang besar dalam dompet yang bisa membuat kabur uang-uang yang ada di dalamnya. Sebut saja merk obat-obatan yang memiliki kandungan sama tapi harga jauh berbeda.

Selalu beli kopi take away

Ngopi selalu menjadi bagian dari keseharian yang sulit untuk dipisahkan. Namun orang seringkali membeli kopi hampir setiap harinya dan tentunya itu sangat boros.

Mengganti kopi kemasan dengan kopi buatan sendiri di rumah tentu tidak ada salahnya. Meski terkadang, kopi bisa menjadi lebih dari sekadar bagian dari kebutuhan agar bisa bangun dan segar sepanjang hari.

Membuang makanan sisa

Membuang bahan makanan sisa tentu adalah hal yang wajar. Namun tidak ada salahnya untuk mengatur belanja agar tidak banyak makanan yang tersisa.

Untuk meminimalisir membuang banyak makanan, rencana masak seminggu bisa sangat membantu dalam belanja bahan masakah. Hasilnya, tidak ada lagi bahan makanan terbuang percuma.

Tidak memberikan target jangka panjang dalam hidup

Orang-orang selalu memiliki rencana jangka pendek, akhir pekan ke bioskop, malam hari akan olahraga, dan lainnya. Namun hanya sedikit orang yang memiliki rencana jangka panjang dalam hidupnya.

Artinya, tidak ada tujuan untuk apa menabung harta. Padahal, tujuan jangka panjang seperti menabung tabungan rumah atau bepergian bisa menjadi rencana jangka panjang yang baik.