OJK Jabar Kolaborasi dengan Pemkot Bandung Perkuat Literasi Keuangan Penyandang Disabilitas
BANDUNG–untuk memperkuat literasi dan inklusi keuangan bagi penyandang disabilitas, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Barat (Jabar) bersama Pemerintah Kota Bandung meluncurkan program DIA KITA (Disabilitas Berdaya Keuangan Inklusif Tercipta).
Peluncuran tersebut ditandai dengan pengenalan Flyer Edukasi Keuangan bagi Penyandang Disabilitas di Kantor OJK Provinsi Jawa Barat, belum lama ini kepada komunitas Pergerakan Disabilitas dan Lanjut Usia (DILANS).
Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen bersama para pemangku kepentingan untuk menghadirkan materi edukasi keuangan yang lebih inklusif dan mudah dipahami. Serta, menjangkau kelompok masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses terhadap informasi keuangan.
Kepala OJK Provinsi Jawa Barat Darwisman mengatakan, literasi keuangan merupakan hak seluruh masyarakat, termasuk penyandang disabilitas. “Melalui program DIA KITA, OJK berkomitmen menghadirkan edukasi keuangan yang ramah, mudah diakses, dan relevan dengan kebutuhan penyandang disabilitas. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam mengelola keuangan sekaligus memperluas inklusi keuangan di Jawa Barat,” ujar Darwisman.
Flyer edukasi keuangan tersebut disusun sebagai ringkasan praktis dari buku edukasi keuangan OJK yang ditujukan bagi segmen disabilitas. Materi dirancang menggunakan bahasa sederhana, visual yang inklusif, serta format penyajian yang ringkas agar informasi utama dapat dipahami dengan cepat tanpa harus membaca keseluruhan buku. Pendekatan ini diharapkan membuat proses pembelajaran keuangan menjadi lebih efektif dan relevan bagi penyandang disabilitas.
Sementara menurut Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, dukungan penuh Pemerintah Kota Bandung terhadap inisiatif tersebut.
“Program DIA KITA menjadi langkah nyata untuk memastikan penyandang disabilitas memiliki akses yang setara terhadap layanan keuangan. Melalui kolaborasi antara Pemerintah Kota Bandung dan OJK, kami berharap program ini dapat memperkuat kemandirian ekonomi serta membuka peluang usaha bagi komunitas disabilitas,” kata Farhan.
Apresiasi juga disampaikan oleh Presiden DILANS Farhan Helmy yang menilai peluncuran flyer edukasi keuangan tersebut menunjukkan perhatian nyata terhadap pemberdayaan komunitas disabilitas. “Flyer edukasi keuangan ini menjadi bukti bahwa penyandang disabilitas tidak hanya dipandang sebagai penerima manfaat, tetapi juga bagian penting dari ekosistem ekonomi. Dengan literasi yang tepat, komunitas disabilitas dapat semakin mandiri dan berdaya dalam mengelola keuangan,” paparnya.
Peluncuran DIA KITA merupakan bagian dari upaya OJK Jabar untuk memperluas cakupan literasi keuangan sekaligus mendukung pencapaian target inklusi keuangan nasional. Sinergi antara pemerintah daerah, komunitas, dan lembaga jasa keuangan diharapkan mampu menciptakan ekosistem keuangan yang inklusif, berkelanjutan, dan memberdayakan.
Ke depan, OJK Jabar bersama Pemerintah Kota Bandung dan komunitas disabilitas akan terus memperkuat kolaborasi melalui berbagai kegiatan edukasi berkelanjutan, pendampingan usaha, serta fasilitasi akses kepada lembaga jasa keuangan. Langkah ini diharapkan tidak hanya meningkatkan literasi keuangan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru yang dapat memperkuat kemandirian dan kesejahteraan penyandang disabilitas di Jabar.



Post Comment