Muhamad Abdul Azis Sefudin Tegaskan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan Sangat Penting
BANDUNG–Anggota Komisi VIII DPR RI, Muhamad Abdul Azis Sefudin menilai, pentingnya sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan sebagai fondasi dalam memperkuat persatuan dan ketahanan sosial masyarakat.
Pernyataan tersebut disampaikan Azis saat kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Azis menjelaskan, Empat Pilar Kebangsaan (Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika) memiliki peran strategis sebagai perekat sosial di tengah masyarakat yang majemuk.
Menurutnya, nilai-nilai kebangsaan ini menjadi benteng agar masyarakat tidak mudah terpecah oleh perbedaan pandangan, kepentingan, maupun provokasi yang berkembang di ruang publik dan digital.
“Empat Pilar harus terus dibumikan karena menjadi perekat sosial yang menjaga persatuan bangsa,” ujar Kang Azis sapaan akrab Muhamad Abdul Azis Sefudin, di kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di MTS Almaziyah, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Lebih lanjut, Politisi Muda PDI Perjuangan ini menilai Empat Pilar juga berfungsi sebagai jangkar identitas dan pembentuk karakter kebangsaan, terutama bagi generasi muda. Di tengah derasnya arus globalisasi dan perubahan sosial, ia menegaskan pentingnya nilai kebangsaan sebagai pedoman bersikap dan bertindak.
“Identitas dan karakter kebangsaan yang kuat akan membuat masyarakat, khususnya anak muda, tidak mudah terombang-ambing oleh pengaruh negatif yang dapat memecah persatuan,” kata Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan ini.
Anggota DPR RI Dapil Kabupaten Cianjur–Kota Bogor ini juga, menyoroti pentingnya pembumian Empat Pilar di tingkat lokal. Ia menilai pemahaman yang baik terhadap nilai kebangsaan mampu mencegah perpecahan sosial serta memperkuat harmoni di tengah masyarakat.
“Masyarakat Cianjur punya nilai budaya religius dan kearifan lokal yang kuat. Nilai-nilai ini sejalan dengan Empat Pilar Kebangsaan. Kalau itu terus kita hidupkan di tingkat lokal, perbedaan tidak akan jadi sumber perpecahan, tapi justru memperkuat harmoni sosial,” kata Kang Azis.
Menurutnya, sosialisasi Empat Pilar tidak hanya berkaitan dengan persatuan, tetapi juga menjadi modal penting dalam mendorong kemajuan bangsa. Pembangunan, kata Azis, tidak cukup hanya berorientasi pada aspek ekonomi dan infrastruktur, melainkan harus ditopang oleh persatuan, solidaritas, dan karakter bangsa yang kuat.
“Bangsa yang maju adalah bangsa yang rukun, solid, dan memiliki nilai bersama. Di situlah peran strategis Empat Pilar Kebangsaan,” katanya.



Post Comment